Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 April 2016

MANAJEMEN DARURAT BENCANA - PERTEMUAN 1

Materi kuliah MDB Prodi D-IV Kesling Poltekkes Kemenkes Ykt TA. 2015/2016.
Telah disampaikan pada pertemuan ke-1 di Ruang Kelas RAPU Kampus Terpadu Poltekkes Ykt

Kamis, 06 Mei 2010

Undang-Undang Nomor: 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan

Selama ini kita telah familiar dgn Undang-Undang Kesehatan No. 23 Th 1992. Bahkan, beberapa orang dosen yg mengampu pelajaran/mata kuliah terkait di Institusi Pendidikan Tenaga Kesehatan (Akper, Akbid, Stikes, Politeknik Kesehatan, dll) masih menggunakannya sbg bahan rujukan mengajar, termasuk mahasiswa yg sedang menyusun KTI dan Skripsi. Ini tentu ironis, karena terhitung sejak tgl 13 Oktober 2009 Pemerintah RI bersama DPR RI telah mengundangkan UU Kesehatan yg baru, yaitu Undang-Undang Nomor: 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Sesuai Bab XXII pasal 204, Undang-Undang Kesehatan No. 23 Th 1992 telah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi.

Guna memenuhi amanat pasal 205 UU Kesehatan yg baru tsb, maka selaku dosen Poltekkes Yogyakarta yg melek teknologi, saya ikut mensosialisasikan kepada masyarakat luas isi dari Undang-Undang Nomor: 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan tsb. Semoga bermanfaat. khususnya bagi para dosen, mahasiswa kesehatan dan pemangku kepentingan (stake holder) sektor kesehatan.
Undang-Undang No.: 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan

Senin, 09 November 2009

Mari ikut Pramuka Saka Bhakti Husada !


Gerakan Kepanduan Pramuka dimulai pada tahun 1907 ketika Robert Baden-Powell, seorang letnan jendral angkatan bersenjata Britania raya, dan William Alexander Smith, pendiri Boy's Brigade, mengadakan perkemahan kepanduan pertama (dikenal sebagai jamboree) di Kepulauan Brownsea, Inggris.

Sampai tahun 2005, terdapat lebih dari 28 juta anggota terdaftar kepanduan putra dan 10 juta anggota terdaftar kepanduan putri di seluruh dunia dari 216 negara dan teritori berbeda. Indonesia termasuk negara dengan jumlah anggota pramuka terbesar kedua di dunia setelah AS/USA, dengan jumlah anggota sebanyak 8,100,000.

Bapak Pramuka Indonesia adalah Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Lambang dari gerakan Pramuka ini adalah tunas kelapa karena seluruh bagian dari pohon kelapa bermanfaat. Diharapkan dengan lambang itu, para pramuka bisa memberi banyak manfaat bagi dirinya dan lingkungan sekitar.

Pramuka ternyata tak saja menjadi kegiatan yg menarik dan bermanfaat bagi siswa2/pelajar mulai dari tingkat SD, SMP, dan SMA, namun juga bagi mereka yg telah menjadi mahasiswa (strata Diploma hingga Sarjana).

Buktinya adalah kegiatan Saka Bhakti Husada (SBH) ini: Anggota pramuka diajari bagaimana melakukan pencarian dan pertolongan terhadap korban banjir, hanyut/tenggelam, dengan menggunakan perahu karet. (Silahkan klik pada tombol "Play" yg ada di tengah layar video berikut ini)

Disamping itu, pramuka SBH juga diajarkan bagaimana melakukan pertolongan dan evakuasi korban dengan menggunakan teknik tali temali, dan menolong korban/pasien gawat darurat dengan teknik Resusitasi Jantung Paru (RJP).

Kegiatan pramuka SBH yang ada di Prodi Keperawatan Lawang, Politeknik Kesehatan Depkes Malang ternyata telah berjalan baik. Didukung dengan kesiapan SDM (Pelatih/Instruktur), dana, serta sarana dan prasarana untuk dapat mengadakan latihan rutin bagi para mahasiswanya. Wajarlah jika kemudian tim/kontingen SBH dari berbagai Poltekkes Depkes lainnya juga melakukan studi banding ke sana, seperti yang dilakukan oleh Poltekkes Depkes Yogyakarta, Banjarmasin (Kalsel), dan Nusa Tenggara.

Jadi, bagi anda yg kuliah di sektor kesehatan (Kedokteran, Analis Kes., Gizi, Kebidanan, Keperawatan, Kes. Gigi, Kes. Lingkungan, Rontgen, Fisioterapi, dll) mari bergabung dgn kegiatan pramuka Saka Bhakti Husada.

Pasti banyak manfaat yg dpt kita petik. Tambah teman, tambah wawasan, pengetahuan dan pengalaman. Dan tentu saja, ortu akan tambah sayang kepada kita. karena anaknya punya aktifitas yg bermanfaat bagi dirinya, maupun orang lain.

Salam Pramuka !

Sumber referensi:
1. Pramuka, wikipedia.
2. Lambang_Gerakan_Pramuka, wikipedia.