Rabu, 23 September 2009

Open Source adalah sebuah kemestian & pilihan masa depan IT

Pada Hari Rabu, Tanggal 5 Agustus 2009, Pukul 08.00 – 15.00 WIB, bertempat di Conference Hall, University Club (UC) UGM, Jogjakarta saya berkesempatan mengikuti Seminar Nasional JGOS (Jogja Goes Open Source) 2009 “Strategi Migrasi Open Source”, sebagai salah satu rangkaian acara Dies Natalis UGM ke 60.

Seminar ini bertujuan:
  1. Mendukung gerakan IGOS (Indonesia Go Open Source) nasional
  2. Memberikan pengetahuan terhadap peserta tentang stategi – strategi yang harus dilakukan untuk melakukan migrasi ke sistem open source.
  3. Menumbuhkan keinginan peserta untuk bermigrasi dan mengimplentasikan strategi – strategi agar proses migrasi dapat dilakukan secara efisien dan efektif.
  4. Membantu migrasi ke sistem open source bagi instansi pemerintah baik daerah maupun pusat dan instansi pendidikan.
Sasaran peserta seminar ini adalah:
  1. Pimpinan institusi pemerintahan dan perguruan tinggi tingkat nasional,
  2. Staff E-government di institusi pemerintahan dan perguruan tinggi tingkat nasional,
  3. Administrator TI di institusi pemerintahan dan perguruan tinggi tingkat nasional,
  4. Mahasiswa dan masyarakat umum.
Sebagai mahasiswa S2 Simkes UGM, saya merasa perlu menambah pengetahuan tentang hal yg sedang menjadi trend dalam dunia IT / teknologi informasi (TI). Terlebih hal ini sepertinya belum menjadi concern di sector kesehatan. Terbukti dari 146 peserta yang mengikuti seminar dan berasal dari beberapa daerah & PT di Indonesia (diantaranya Universitas Muhammadiyah Semarang, Itenas Bandung, Universitas Trilangko Palu, Universitas Trisakti, Universitas Paramadina, dan perwakilan dari tiap fakultas di Universitas Gadjah Mada itu sendiri) tak satupun yg merupakan perwakilan dari Poltekkes Depkes RI.

Seminar ini dilatar belakangi oleh telah terbitnya Surat Edaran Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor : 05/SE/M.KOMINFO/10/2005 tentang Pemakaian dan Pemanfaatan Penggunaan Piranti Lunak Legal di Lingkungan Instansi Pemerintah. Dalam rangka mendukung surat edaran tersebut, Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara mengeluarkan Surat Edaran Nomor : SE/01/M.PAN/3/2009 tanggal 30 Maret 2009 tentang Pemanfaatan Perangkat Lunak Legal dan Open Source Software (OSS). Dalam surat edaran tersebut, diantaranya menginstruksikan Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah melalui pimpinannya untuk :
  • melakukan pengecekan penggunaan perangkat lunak di lingkungan instansinya dan
  • menghapus semua perangkat lunak tidak legal, dan selanjutnya
  • menggunakan Free Open Source Software (FOSS) yang berlisensi bebas dan legal sebagai pengganti perangkat lunak tidak legal.
  • Diwajibkan kepada Instansi Pemerintah untuk menggunakan perangkat lunak Open Source guna menghemat anggaran pemerintah.
  • Diharapkan paling lambat tanggal 31 Desember 2011 seluruh instansi pemerintah sudah menerapkan penggunaan perangkat lunak legal.
Pemerintah Indonesia telah mengakui bahwa penggunaan Free Open Source Software merupakan salah satu alternatif untuk mencapai good governance/ pemerintahan yang baik. Pemerintahan Indonesia juga mendukung untuk selalu menggunakan dan mengembangkan OpenSource, dan telah membentuk suatu program/gerakan dengan nama IGOS yang merupakan sebuah semangat gerakan untuk meningkatkan penggunaan dan pengembangan perangkat lunak sumber terbuka ( Open Source Software ) di Indonesia. IGOS dideklarasikan pada 30 Juni 2004 oleh 5 kementerian, yaitu :
  1. Kementerian Negara Riset dan Teknologi (Menristek),
  2. Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo),
  3. Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia (Depkumham),
  4. Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara, dan
  5. Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas).
Gerakan ini melibatkan seluruh stakeholder TI (akademisi, sektor bisnis, instansi pemerintah, dan masyarakat) yang dimulai dengan program untuk menggunakan perangkat lunak sumber terbuka di lingkungan instansi pemerintah. Dan saat ini beberapa instansi pemerintah dan pemerintah daerah (pemda) sudah menjajaki penggunaan open source pada komputer-komputer mereka. "Departemen Sosial, Mahkamah Konstitusi, Komisi Pemberantasan Korupsi, Pemda Aceh, Pemkot Yogyakarta, Sragen, Malang, dan Pemda Kebumen sudah mulai menggunakan open source. Bahkan dengan gerakan tersebut para pengembang OpenSource sudah memiliki distro Linux yaitu BlankOn dan telah banyak mengembangkan program-program yang OpenSource, dari Open Office, program untuk perbankan, hingga program untuk rumah sakit.

Migrasi ke sistem open source harus dilakukan terutama bagi instansi pemerintah. Proses migrasi ke open source bukan merupakan suatu proses yang mudah, diperlukan strategi – strategi tertentu, termasuk kegiatan sosialisasi dan pendampingan kepada para pengguna yang selama ini telah terbiasa menggunakan software proprietary Windows, agar tidak timbul resistensi.

Beberapa pembicara didatangkan untuk mengisi acara yang dibagi menjadi 4 sesi. Sesi pertama diisi oleh Ir. Lolly Amalia M.Sc (Direktorat Sistem Informasi, Perangkat Lunak dan Konten, Direktorat Jendral Aplikasi Telematika, Departemen Komunikasi dan Informatika). Disini beliau membahas tentang kebijakan dan tujuan penggunaan OSS pada instansi pemerintahan. “Dianjurkan kepada instansi pemerintah untuk menggunakan OSS, dan menggunakan software yang legal,” tuturnya. Ibu Lolly berbagi trik dan tips strategi migrasi open source di dalam instansi pemerintahan.

Sejalan dengan penggunaan OSS di instansi pemerintah, migrasi ke OSS telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta, seperti yang disampaikan oleh Drs. Rudi Firdaus, M.Ba, M.Si (Kepala Bagian Teknologi Informasi dan Telematika Pemerintah Kota Yogyakarta) pada sesi kedua. Bapak Rudy Firdaus berbagi success story migrasi open source di lingkungan Pemerintah kota Jogja.

Pada sesi ketiga dihadirkan koordinator Pemberdayaan Open Source Software (POSS UGM), Dr. tech. Khabib Mustofa, S.Si, M.Kom. Beliau merupakan salah satu dosen SIMKES UGM, yang mengampu Mata Kuliah DBMS (Data Base Management System). Beliau mengangkat topik peran POSS UGM sebagai aktor dalam gerakan migrasi open source. Demo kehandalan Open Source Software dari laptop beliau sangat memukau peserta seminar, begitu pula dengan potongan-potongan video ajakan untuk bermigrasi ke OSS. Bapak Khabib Mustofa juga menjelaskan seluk beluk dan kelebihan dari Open Source Software dibandingkan proprietary Software.

Sesi terakhir dibawakan oleh Judi Rifajantoro, Senior General Manager IS Center PT. Telkom. Beliau menyampaikan trik-trik / strategi yg digunakan oleh PT. Telkom dalam proses migrasi ke OSS. PT. Telkom sebagai salah satu corporate terbesar di Indonesia berbagi kisah sukses dalam memanfaatkan teknologi open source dalam dunia professional.

Konsep yang diusung dalam seminar ini sedikit berbeda dari acara-acara seminar lainnya. Kali ini panitia menggunakan format talk show. Dengan demikian terjalin suasana yang lebih santai, dan para pembicara dapat saling memberikan tanggapan dalam waktu yang sama.

Sumber rujukan:
  1. jgos.ugm.
  2. osc.ugm.
  3. pptik.ugm
  4. anjar-kluwut.blogspot.com
  5. xuyas.wordpress.com
  6. oss.airputih

Senin, 07 September 2009

Seminar hasil tesis Analisis Isi, Desain, dan Seni Situs Web Poltekkes Depkes RI.

Hari Jum'at, 4 Sept 2009, pukul 15.30-s/d-16.45 WIB bertempat di Ruang 106 Gedung Exs Parasitologi IKM UGM, Alhamdulillah akhirnya saya telah menyelesaikan sidang seminar hasil tesis berjudul Analisis Isi, Desain, dan Seni Situs Web Poltekkes Depkes RI.

Sidang dipimpin oleh Bpk dr. Mubasysyir H, MA sbg KDP (Ketua Dewan Penguji), Bpk. Dr. Ir. Eko Nugroho, M.Si selaku pembimbing I dan Ibu Dr. Hermin Indah Wahyuni, M.Si selaku pembimbing II, serta Bpk Anis Fuad, DEA sbg Penguji. Semestinya Dr. Lucky Herawati, SKM, MSc (Direktur Poltekkes Depkes Ykt/Bos saya) juga bertindak sbg penguji, namun beliau tidak dapat hadir karena masih dinas luar di Jakarta.

Tesis yang saya susun cukup tebal dibandingkan hasil penelitian mhs S2 SIMKES lainnya (bagian depan= 11 halaman, isi tesis=116 halaman, dan bagian belakang= 49 halaman) dengan slide presentasi yg juga cukup meyakinkan.. 90 halaman. Dan inilah sebagian dari slide presentasi tsb... (Maaf, tidak semua slide tertampilkan -karena pembatasan oleh situs www.scribd.com- hanya 35 halaman saja). Thesis Analisis Isi, Desain,dan Seni Situs Poltekkes Depkes
Dibayang-bayangi ancaman virus komputer yg sering membuat hilangnya folder dan file penting, serta membuat komputer terasa tulalit/lambat, Sidang seminar hasil dapat berjalan lancar, rilex, dan diskusipun berlangsung interaktif. Meskipun diantara penguji dan pembimbing saya sempat terjadi perbedaan pandangan terhadap fokus penekanan hasil penelitian ini; apakah lebih ke arah analisis isi situsnya atau ke arah penyusunan kriteria penilaian situs web Poltekkes yg telah berhasil saya susun. Namun pada akhirnya disepakati bahwa temuan tesis saya sudah tepat, yaitu pada pemanfaatan kriteria penilaian situs web Poltekkes yg telah saya susun untuk mengevaluasi kinerja situs2 Poltekkes Depkes yang ada.

Hem,...Gelar MPH (Master of Public Health (M.P.H.) sudah di depan mata nih...
Mohon doanya, Semoga saya dapat tampil lebih optimal lagi disaat presentasi sidang pendadaran tesis yg akan digelar tgl 30 Sept 2009 nanti dan dapat mengikuti wisuda S2 periode Oktober 2009. Amien...

Rabu, 08 Juli 2009

Dari Jogja kita hijaukan dunia...

Ada sebuah papan baliho menarik/cerdas yang bertengger di atas pos polisi lalu lintas perempatan Jln. Senopati/ di sebelah Timur Taman Pintar Yogyakarta. Iklan layanan masyarakat yang dipersembahkan oleh Pemda Prop. D.I.Yogyakarta bekerja sama dengan sejumlah lembaga swasta tsb berisi ajakan menanam pohon untuk membantu mengurangi efek pemanasan global.

Disitu digambarkan ada sebuah tabung cairan infus raksasa BUMIHIJAU (dengan nama latin Tanduri bumineae/dari bahasa Jawa yang berarti "tanami saja buminya") yang berisi pepohonan hijau, siap untuk diinjeksikan kepada pasien bernama Bumi, yang sedang dirawat di ruang Dunia. seperti terlihat pada cropping foto berikut ini:
(Detail tulisan pada baliho Bumi Hijau)

Kiranya tepat skali iklan layanan masyarakat ini, karena saat ini kita rasakan bersama -terutama di kota-kota besar, termasuk Jogjakarta- betapa cuaca semakin terasa panas menyengat jika siang hari, dan udara tak lagi menyegarkan jika dihirup, karena disesaki oleh gas-gas buang dari kendaraan bermotor dan kegiatan industri.

Iklan-iklan layanan masyarakat sejenis ini mestinya juga perlu lebih banyak dipasang di berbagai sudut kota, sehingga tak hanya didominasi oleh iklan-iklan bisnis/ produk-produk konsumtif yang kadang sering menyesatkan/bahkan tak ramah lingkungan.

Dari Jogja kita selamatkan dunia... Mari hijaukan bumi kita sekarang juga sebelum terlambat!
Tanam minimal 1 batang pohon perorang, agar bumi/dunia tempat kita tinggal tidak sakit lagi...

Rabu, 10 Juni 2009

Pertemuan kuliah terakhir Statistik Lingkungan

Hari Rabu, 10-6-2009 merupakan pertemuan kuliah terakhir (ke-12) Mata kuliah Statistik Lingkungan saya dengan mhs Jurusan Teknik Lingkungan IST Akprind, Yogyakarta.

Pertemuan ini menjadi kesempatan terakhir bagi mhs -untuk menanyakan hal-hal yg masih dirasa sulit/belum dipahami dari 11 kali pertemuan yg telah dilewati sebelumnya- dan juga menjadi kesempatan bagi saya -untuk menuntaskan sisa materi yg belum tersampaikan dipertemuan sebelumnya, yaitu tentang rumus perhitungan untuk mencari nilai-nilai yang tidak tertera pada tabel-tabel statistik (seperti tabel Anova, r Product Moment, dan rho). Tak lupa seperti biasa, saya menyisakan PR bagi mhs untuk dikerjakan dan dikumpulkan nanti pada saat ujian (pada tgl 17 Juni 2009), sebagai bagian dari soal take home mereka.

Karena ini menjadi kesempatan terakhir bertemu mereka, saya tak lupa menyampaikan permohonan maaf, jika dalam menyampaikan pelajaran terdapat hal2 yg kurang berkenan, menyinggung perasaan/membebani mhs (karena banyaknya PR), dll. Saya juga menitip pesan moral agar mereka tidak merasa puas/cukup dengan apa yg telah disampaikan, karena 12x pertemuan tidak akan cukup untuk mendalami/menguasai Ilmu Statistik-khususnya Statistik Lingkungan- yg sangat luas scope-nya, sangat banyak permasalahannya, dan sangat beragam jenis datanya. Terakhir, Saya juga menyampaikan kesiapan saya menjadi referal, membantu mhs jika suatu saat nanti memerlukan konsultasi terkait permasalahan Statistik / analisis data.

Pada kesempatan UAS Statistik Lingkungan nanti, saya telah menyiapkan 14 butir pertanyaan/ soal essay. Adapun kisi-kisi soal UAS yg akan diujikan nanti yaitu:
  1. Mentransformasikan data yg ada, sehingga siap untuk dianalisis statistik non parametrik
  2. Menentukan jenis uji hipotesis statistik berdasarkan contoh kasus
  3. Pembacaan tabel Chi-square, Anova (F), T-test, Korelasi (r),
  4. Menganalisis persamaan regresi yang ada dan menarik kesimpulan dari hasil output SPSS-nya
Selamat belajar, Selamat menempuh ujian, Semoga sukses. .. Amin.. !

Minggu, 17 Mei 2009

Ayo ber-Internet Sehat !

Orang yang melewati satu hari dalam hidupnya tanpa ada ...
suatu hak yang ia tunaikan,
atau suatu fardhu yang ia lakukan,
atau kemuliaan yang ia wariskan,
atau pujian yang ia hasilkan,
atau kebaikan yang ia tanamkan,
atau ilmu yang ia dapatkan,
maka sungguh-sungguh ia telah durhaka pada dirinya dan menganiaya diri
( Dr. Yusuf Al-Qardhawi )

Seorang pemenang Nobel pernah menyatakan bahwa internet membawa kebodohan. Profesor Tara Brabazon dari University of Brighton, Inggris mengungkapkan pendapat yang kurang lebih sama dalam pidatonya.

Menurut saya pendapat kedua intelektual tersebut ada benarnya juga. Karena sebagaimana kemajuan iptek yang lain selalu mempunyai dampak positif dan negatif, Kini tinggal kita sendiri bagaimana menyikapi keberadaan internet dan bijak dalam menggunakannya.

Disini saya menawarkan beberapa tips yg bisa digunakan agar kegiatan berinternet ria yang kita lakukan bisa dikategorikan sebagai kegiatan internet sehat, cerdas, dan manfaat:
  1. Sebelum mulai internetan,tetapkan/tuliskan rencana/maksud dan tujuan mengakses internet. Tanpa catatan rencana yang jelas, maka kita akan keasyikan membuka2 situs lain yang lebih menarik, sedangkan yang ingin dicari sendiri malah tidak ketemu (melenceng dari tujuan). Ingat, makin lama didepan internet berarti makin banyak uang yang harus kita keluarkan, makin banyak waktu terbuang.
  2. Memperhatikan jumlah jam akses, saran saya tak lebih dari 3x 2 jam sehari, karena kalau berlebihan : bisa lupa menunaikan amanat bagi diri, keluarga dan lingkungannya, seperti makan, mandi, menguras aquarium ikan kesayangan, memotong rumput, berolah raga, sholat wajib maupun sunah (Dhuha/tahajut)
  3. Tak lupa makan pagi/sarapan, makan siang & makan malam terlebih dulu (kalau tidak sedang berpuasa sunat) sebelum mulai ngenet/jika waktunya sdh tiba.
  4. Akses ke situs2 yang sehat (situs pendidikan, jurnal, informasi kesehatan, berita, dll) sehingga dengan berinternet dapat membuat kita semakin pintar, cerdas, kritis, tidak gap tech,
  5. Aktifkan safe search pada search engine, instal dan aktifkan program site blocker utk situs2 porno, antivirus, dan firewall.
  6. Tidak berinternet sambil merokok, karena ini jelas2 dapat merusak kesehatan diri dan orang lain (netter lain di warnet/keluarga anda kalau aksesnya dirumah).
Terkait dengan kampanye internet sehat ini, Ada materi yg sangat penting dan bermanfaat sebagai bahan bacaan, untuk diketahui, diikuti, dan disebarluaskan kepada semua orang yang ingin mengakses internet secara sehat, positif dan aman.

Materi tsb bisa kita didownload secara gratis dari alamat ictwatch.com atau internetsehat.org atau klik saja disini.

Disitu ada 4 macam file yang dapat didownload, yaitu dalam format buku (e-book), booklet, cerita cartoon, dan materi dasar. Anda juga dapat mendownload langsung dari file berikut ini:

Buku Internet Sehat Buku Internet Sehat (4,9 Mb)

Internet Sehat Booklet Booklet (buku saku) Internet Sehat (2,6 Mb)

Internet Sehat Cartoon Kartun Internet Sehat (1,6 Mb)

Internet Sehat PDF Materi Dasar Internet Sehat (122 Kb)

Selamat mendownload ! Semoga bermanfaat...

Rabu, 29 April 2009

Bacaan Wajib para Dosen !

Dosen/guru sebagai seorang tenaga kependidikan, sudah selayaknya mendapat tunjangan yg memadai sesuai dengan beban kerja dan tanggung jawab pekerjaannya.

Dalam proses panjang pendidikan, dosen merupakan tokoh sentral yang menjalankan peran sedemikian penting, baik dalam mentransformasikan pengetahuan, maupun menanamkan nilai dan membangun karakter peserta didik. Baca juga UU No.14 Th 2005 tentang Guru dan Dosen disini.

Nah, mungkin ada diantara anda yang saat ini sudah menjadi dosen di salah satu institusi pendidikan namun belum pernah membaca Peraturan Presiden RI No.65 Thn 2007 tentang Tunjangan Dosen. Perpres ini mengatur besarnya tunjangan dosen Pegawai Negeri Sipil yang diangkat dan ditugaskan secara penuh dalam Jabatan Dosen. Tunjangan Dosen tersebut diberikan terhitung mulai tanggal 1 Januari 2007.

Mau tahu berapa besar tunjangan dosen mulai dari yang jabatannya Asisten Ahli-Lektor-Lektor Kepala-hingga Guru Besar?
Berapa pula besarnya tunjangan dosen yang mendapat tugas tambahan sebagai Rektor; Pembantu Rektor/Dekan; Pembantu Dekan/Ketua Sekolah Tinggi/Direktur Politeknik/Direktur Akademi; Pembantu Ketua/Pembantu Direktur ?

Silahkan klik disini untuk mengetahuinya.

Selamat mengabdikan diri sebagai Dosen... Semoga balasan di dunia ini semakin memotivasi para dosen untuk ikhlas berbakti, sehingga balasan yang telah dijanjikan di akhirat nanti -yang jauh lebih baik- juga dapat diraih... Amien !

Jumat, 03 April 2009

Keajaiban Nyamuk

Sebagai seorang sanitarian, tentu kita tidak asing lagi dengan pembahasan tentang nyamuk. Namun, masih sedikit dari kita sanitarian yg beragama Islam punya pengetahuan tentang nyamuk dari tinjauan Al Qur'an. Dalam Al Qur'an Surat Al Baqarah(2) ayat ke 26, Allah SWT telah menerangkan perihal mahluk ciptaanNya berupa nyamuk.
Nyamuk, seekor makhluk yang lemah tapi menakjubkan. Ketika membuat perumpamaan seekor nyamuk, Alloh SWT hendak menjelaskan kepada manusia bahwa makhluk yang kecil ukurannya ini, agung dalam penciptaannya yang mengagungkan penciptanya.

Berikut ini adalah sebagian fakta tentang nyamuk yg menggigit kita:
  1. Dia adalah seekor betina.
  2. Memiliki seratus mata di kepalanya.
  3. Memiliki 48 gigi di mulutnya.
  4. Mempunyai 3 jantung diperutnya lengkap dengan bagian-bagiannya.
  5. Memiliki 6 pisau di belalainya dan masing-masing mempunyai fungsi yang berbeda.
  6. Memiliki 3 sayap pada setiap sisinya.
  7. Dia dilengkapi dengan alat pendeteksi panas yang bekerja seperti infra merah yang berfungsi memantulkan warna kulit manusia pada kegelapan menjadi warna ungu hingga terlihat olehnya.
  8. Dilengkapi dengan alat pembius yang membantu dari bahaya jarumnya, agar manusia tidak merasakannya. Adapun yang kita rasa seperti gigitan adalah hasil dari hisapan darah kita.
  9. Dilengkapi dengan alat penyeleksi darah, hingga dia tidak menyedot sembarang darah.
  10. Dilengkapi alat untuk mengalirkan darah hingga darah bisa mengalir lewat belalainya yang sangat lembut dan kecil.
  11. Dan yang lebih mengherankan lagi dari semua ini adalah bahwa ilmu pengetahuan modern telah mengungkap fakta bahwa di atas punggung nyamuk hidup serangga yang sangat kecil, yang tidak nampak kecuali dengan alat pembesar (mikroskop). Ini adalah salah satu bukti kebenaran dari firman Alloh SWT, “Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu…”
Inilah Islam, agama yang benar, yang telah datang dengan semua ini. Maka mari kita merasakan keagungan-Nya, sungguh merugi siapa yang menolak agama ini.

Hanya sedikit ilmu yang kita miliki, bahkan untuk seekor nyamukpun kita tidak tau apa2.

Wallahu a’lam…


Maraji’ / Sumber rujukan:
  1. Qiblati-Vol.01/no.07 Shafar 1427 H
  2. Blognya Abu Afif
  3. Nyamuk, tersedia di alamat ini, http://id.wikipedia.org/wiki/Nyamuk
  4. Nyamuk Aedes_aegypti, tersedia di alamat ini, http://id.wikipedia.org/wiki/Aedes_aegypti

Selasa, 03 Maret 2009

Analisis Isi dan Desain Situs Web Politeknik Kesehatan Depkes RI

Berikut ini adalah file ppt (PowerPoint) proposal thesis Alhiko yg telah dipresentasikan pada saat ujian seminar proposal thesis pd tanggal 26 Februari 2009 di Kampus IKM UGM Yogyakarta.
Thesis "Analisis Isi dan Desain Situs Web Poltekkes Depkes RI"

Indeks Kode Negara untuk nama domain

Nama Domain adalah alamat internet dari lembaga pemerintahan, organisasi, instansi / institusi, perusahaan, atau individu yang dapat dilakukan untuk berkomunikasi melalui internet, berupa kode atau susunan karakter yang bersifat unik, menunjukkan lokasi tertentu dalam internet. (diadopsi dari Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. : 28 /PER/M.KOMINFO/9/2006).

Jenis Nama Domain
Ada 2 jenis nama domain yang beredar saat ini di Internet, yaitu:
1. Top Level Domain Name (TLD)
2. Country Code Top Level Domain Name (ccTLD) atau Local Domain

Top Level Domain Name (TLD) terdiri dari : .com (commercial) ; .edu (education) ; .net (network) ; .org (organization) ; .mil (military) ; .gov (government) ; .biz (bisnis) ; .info (bisa digunakan oleh siapa saja) ; .name (untuk perorangan atau pribadi) ; .museum (untuk situs web museum) ; .coop (untuk bidang jasa koperasi) ; .aero (untuk bidang industri transportasi udara) ; .pro (untuk bidang-bidang profesionalisme, seperti dokter, pengacara, dll) ; dan lain-lain.

Country Code Top Level Domain Name (ccTLD) atau disebut juga Local Domain, adalah nama domain yang disesuaikan dengan kode negara yang bersangkutan. Kode negara pada nama domain berada pada bagian paling kanan setelah tanda titik (dot). Misalnya:
  • Indonesia = .id
  • Malaysia = .my
  • Australia = .au
  • United Kingdom = .uk
Berikut ini adalah kode negara dari seluruh dunia (dari A - Z) yang digunakan untuk nama domain:

A :
.ac Ascension Island
.ad Andorra
.ae United Arab Emirates
.af Afghanistan
.ag Antigua and Barbuda
.ai Anguilla
.al Albania
.am Armenia
.an Netherlands Antilles
.ao Angola
.aq Antarctica
.ar Argentina
.as American Samoa
.at Austria
.au Australia
.aw Aruba
.az Azerbaijan

B :
.ba Bosnia and Herzegowina
.bb Barbados
.bd Bangladesh
.be Belgium
.bf Burkina Faso
.bg Bulgaria
.bh Bahrain
.bi Burundi
.bj Benin
.bm Bermuda
.bn Brunei Darussalam
.bo Bolivia
.br Brazil
.bs Bahamas
.bt Bhutan
.bv Bouvet Island
.bw Botswana
.by Belarus
.bz Belize

C :
.ca Canada
.cc Cocos (Keeling) Islands
.cd Congo
.cf Central African Republic
.cg Congo
.ch Switzerland
.ci Cote D`Ivoire
.ck Cook islands
.cl Chile
.cm Cameroon
.cn China
.co Colombia
.cr Costa Rica
.cu Cuba
.cv Cape Verde
.cx Christmas Island
.cy Cyprus
.cz Czech Republic

D :
.de Germany
.dj Djibouti
.dk Denmark
.dm Dominica
.do Dominican Republic
.dz Algeria

E :
.ec Ecuador
.ee Estonia
.eg Egypt
.eh Western Sahara
.er Eritrea
.es Spain
.et Ethiopia

F :
.fi Finland
.fj Fiji
.fk Falkland Islands (Malvina)
.fm Micronesia, Federal State of
.fo Faroe Islands
.fr France

G :
.ga Gabon
.gd Grenada
.ge Georgia
.gf French Guiana
.gg Guernsey
.gh Ghana
.gi Gibraltar
.gl Greenland
.gm Gambia
.gn Guinea
.gp Guadeloupe
.gq Equatorial Guinea
.gr Greece
.gs South Georgia and the South Sandwich Islands
.gt Guatemala
.gu Guam
.gw Guinea-Bissau
.gy Guyana

H :
.hk Hong Kong
.hm Heard and McDonald Islands
.hn Honduras
.hr Croatia/Hrvatska
.ht Haiti
.hu Hungary

I :
.id Indonesia
.ie Ireland
.il Israel
.im Isle of Man
.in India
.io British Indian Ocean Territory
.iq Iraq
.ir Iran (Islamic Republic of)
.is Iceland
.it Italy

J :
.je Jersey
.jm Jamaica
.jo Jordan
.jp Japan

K :
.ke Kenya
.kg Kyrgyzstan
.kh Cambodia
.ki Kiribati
.km Comoros
.kn Saint Kitts and Nevis
.kp Korea, Democratic People`s Republic
.kr Korea, Republic of
.kw Kuwait
.ky Cayman Islands
.kz Kazakhstan

L :
.la Lao People`s Democratic Republic
.lb Lebanon
.lc Saint Lucia
.li Liechtenstein
.lk Sri Lanka
.lr Liberia
.ls Lesotho
.lt Lithuania
.lu Luxembourg
.lv Latvia
.ly Libyan Arab Jamahiriya

M :
.ma Morocco
.mc Monaco
.md Moldova, Republic of
.mg Madagascar
.mh Marshall Islands
.mk Macedonia, Former Yugoslav Republic
.ml Mali
.mm Myanmar
.mn Mongolia
.mo Macau
.mp Northern Mariana Islands
.mq Martinique
.mr Mauritania
.ms Montserrat
.mt Malta
.mu Mauritius
.mv Maldives
.mw Malawi
.mx Mexico
.my Malaysia
.mz Mozambique

N :
.na Namibia
.nc New Caledonia
.ne Niger
.nf Norfolk Island
.ng Nigeria
.ni Nicaragua
.nl Netherlands
.no Norway
.np Nepal
.nr Nauru
.nu Niue
.nz New Zealand

O :
.om Oman

P :
.pa Panama
.pe Peru
.pf French Polynesia
.pg Papua New Guinea
.ph Philippines
.pk Pakistan
.pl Poland
.pm St. Pierre and Miquelon
.pn Pitcairn Island
.pr Puerto Rico
.ps Palestinian Territories
.pt Portugal
.pw Palau
.py Paraguay

Q :
.qa Qatar

R :
.re Reunion Island
.ro Romania
.ru Russian Federation
.rw RwAnda

S :
.sa Saudi Arabia
.sb Solomon Islands
.sc Seychelles
.sd Sudan
.se Sweden
.sg Singapore
.sh St. Helena
.si Slovenia
.sj Svalbard and Jan Mayen Islands
.sk Slovak Republic
.sl Sierra Leone
.sm San Marino
.sn Senegal
.so Somalia
.sr Suriname
.st Sao Tome and Principe
.sv El Salvador
.sy Syrian Arab Republic
.sz Swaziland

T :
.tc Turks and Caicos Islands
.td Chad
.tf French Southern Territories
.tg Togo
.th Thailand
.tj Tajikistan
.tk Tokelau
.tm Turkmenistan
.tn Tunisia
.to Tonga
.tp East Timor
.tr Turkey
.tt Trinidad and Tobago
.tv Tuvalu
.tw Taiwan
.tz Tanzania

U :
.ua Ukraine
.ug Uganda
.uk United Kingdom
.um US Minor Outlying Islands
.us United States
.uy Uruguay
.uz Uzbekistan

V :
.va Holy See (City Vatican State)
.vc Saint Vincent and the Grenadines
.ve Venezuela
.vg Virgin Islands (British)
.vi Virgin Islands (USA)
.vn Vietnam
.vu Vanuatu

W :
.wf Wallis and Futuna Islands
.ws Western Samoa

Y :
.ye Yemen
.yt Mayotte
.yu Yugoslavia

Z :
.za South Africa
.zm Zambia
.zw Zimbabwe

------------------------------------
Sumber :
Open Knowlwdge and Education at www.oke.or.id/

Jumat, 26 Desember 2008

Gelar Akademik dan Sebutan Profesional lulusan Perguruan Tinggi


Apa itu Gelar Akademik? dan Apa pula Sebutan Profesional? Jawaban dari kedua pertanyaan ini perlu menjadi pengetahuan wajib bagi kita semua yg berkesempatan mengambil studi/kuliah mulai dari jenjang Diploma (D-I, D-II, dan D-III), Strata I (S1/Sarjana) , S2 (Magister), hingga S3 (Doktor).

Lantas, apa gelar/sebutan yg benar untuk dicantumkan saat menulis surat lamaran kerja, mengisi biodata / curriculum vitae bagi lulusan D-III Poltekkes itu ? Apakah cukup A.Md (Ahli Madya) atau ada embel2 lain seperti AMKL (Ahli Madya Kesehatan Lingkungan) / AMG (Ahli Madya Gizi) / AMKG (Ahli Madya Kesehatan Gigi), dll ?

Sebenarnya telah ada aturan terbaru dari KEPMENDIKNAS RI Nomor: 178/U/2001, tanggal 21 November 2001, TENTANG GELAR DAN LULUSAN PERGURUAN TINGGI. Keputusan ini menggantikan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 036/U/1993 tentang Gelar dan Sebutan Lulusan Perguruan Tinggi.

Jika anda juga ingin mendownload materi KEPMENDIKNAS RI Nomor: 178/U/2001 TENTANG GELAR DAN LULUSAN PERGURUAN TINGGI selengkapnya, Silahkan Klik disini.

Pada kesempatan ini dalam rangka mensosialisasikan KEPMENDIKNAS RI Nomor: 178/U/2001 tersebut kepada para alumni, civitas akademika Poltekkes Depkes Ykt ataupun pembaca internet lainnya, saya sajikan artikel ringkasan berikut ini terkait gelar akademik dan sebutan profesional tsb, sehingga kita menjadi tidak ragu/bingung lagi harus memakai singkatan gelar akademik/sebutan profesional apa ketika menyusun surat lamaran/ daftar riwayat hidup/pendidikan, atau untuk mencetak undangan manten, dll.

Selamat membaca... Semoga bermanfaat.

Adapun yang dimaksud dengan :

  1. Gelar akademik adalah gelar yang diberikan kepada lulusan perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik.
  2. Sebutan profesional adalah sebutan yang diberikan kepada lulusan perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan profesional.
  3. Pendidikan akademik adalah pendidikan yang diarahkan terutama pada penguasan ilmu pengetahuan dan pengetahuan.
  4. Pendidikan profesional adalah pendidikan yang diarahkan terutama pada kesiapan penerapan keahlian tertentu.

Penetapan jenis gelar akademik dan sebutan profesional didasarkan atas bidang keahlian.
Gelar akademik dan sebutan profesional yang diberikan kepada lulusan perguruan tinggi dicantumkan dalam ijazah. Dalam ijazah juga dicantumkan pula nama program studi yang bersangkutan secara lengkap.

GELAR AKADEMIK DAN SEBUTAN PROFESIONAL
Yang berhak menggunakan gelar akademik adalah lulusan pendidikan akademik dari Sekolah Tinggi, Institut atau Universitas. Sedangkan yang berhak menggunakan sebutan profesional adalah lulusan pendidikan profesional dari Akademi, Politeknik, Sekolah Tinggi, Institut atau Universitas.

JENIS GELAR AKADEMIK
Gelar akademik terdiri atas Sarjana, Magister dan Doktor. Penggunaan gelar akademik Sarjana dan Magister ditempatkan di belakang nama yang berhak atas gelar yang bersangkutan dengan mencantumkan huruf S., untuk Sarjana dan huruf M. untuk Magister disertai singkatan nama kelompok bidang keahlian.
Penetapan jenis gelar dan sebutan serta singkatannya sesuai dengan kelompok bidang ilmu dilakukan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi bersamaan dengan pemberian ijin pembukaan program studi berdasarkan
usul dari perguruan tinggi yang bersangkutan sesuai dengan norma dan kepatutan akademik.

Gelar akademik Doktor disingkat Dr. ditempatkan di depan nama yang berhak atas gelar yang bersangkutan.

Contoh dari Gelar akademik ini saya peroleh penjelasannya dari blog Kang Fathur:
Gelar Akademik Sarjana:

  • Sastra – Sarjana Sastra – S.S.
  • Hukum – Sarjana Hukum – S.H.
  • Ekonomi – Sarjana Ekonomi – S.E.
  • Ilmu Politik – Sarjana Ilmu Politik – S.IP
  • Ilmu Sosial – Sarjana Ilmu Sosial – S.Sos
  • Ilmu Perpustakaan – Sarjana Ilmu Perpustakaan - SIP
  • Psikologi – Sarjana Psikologi – S.Psi
  • Kedokteran – Sarjana Kedokteran – S.Ked
  • Kedokteran Gigi – Sarjana Kedokteran Gigi – S.KG
  • Kedokteran Hewan – Sarjana Kedokteran Hewan – S.KH
  • Kesehatan Masyarakat – Sarjana Kesehatan Masyarakat – S.KM
  • Pertanian – Sarjana Pertanian – S.P.
  • Teknologi Pertanian – Sarjana Teknologi Pertanian – S.TP
  • Peternakan – Sarjana Peternakan – S.Pt
  • Perikanan – Sarjana Perikanan – S.Pi
  • Kehutanan – Sarjana Kehutanan – S.Hut
  • Matematika IPA – Sarjana Sains – S.Si
  • Teknik – Sarjana Teknik – S.T.
  • Komputer Dan Informatika – Sarjana Komputer – S.Kom
  • Seni – Sarjana Seni – S.Sn
  • Ilmu Pendidikan – Sarjana Pendidikan – S.Pd
  • Agama – Sarjana Agama – S.Ag

Gelar Akademik Magister:

  • Sastra – Magister Humaniora – M.Hum
  • Kajian Wanita – Magister Humaniora – M.Hum
  • Hukum – Magister Hukum – M.H.
  • Ekonomi Manajemen – Magister Manajemen – M.M.
  • Ekonomi Lainnya – Magister Sains – M.Si
  • Sosial Dan Politik – Magister Sains – M.Si
  • Studi Wilayah – Magister Sains – M.Si
  • Ilmu Lingkungan – Magister Sains – M.Si
  • Ilmu Perpustakaan – Magister Sains – M.Si
  • Pengkajian Ketahanan Nasional – Magister Sains – M.Si
  • Sosiologi – Magister Sains – M.Si
  • Psikologi – Magister Sains – M.Si
  • Matematika IPA - – Magister Sains – M.Si
  • Kesehatan – Magister Kesehatan – M.Kes
  • Kesehatan Masyarakat - Magister Kesehatan – M.Kes
  • Kedokteran Gigi - Magister Kesehatan – M.Kes
  • Pertanian – Magister Pertanian – M.P.
  • Kedokteran Hewan – Magister Pertanian – M.P.
  • Ilmu Ternak – Magister Pertanian – M.P.
  • Penyuluhan Pembangunan – Magister Pertanian – M.P.
  • Teknologi Pertanian – Magister Pertanian – M.P.
  • Kehutanan – Magister Pertanian – M.P.
  • Perikanan – Magister Pertanian – M.P.
  • Teknik – Magister Teknik – M.T.
  • Komputer Dan Informatika - Magister Teknik – M.T.
  • Seni – Magister Seni – M.Sn
  • Ilmu Pendidikan – Magister Pendidikan – M.Pd
  • Agama – Magister Agama – M.Ag
  • Administrasi Publik – Magister Administrasi Publik – MAP
Notes: Gelar dan sebutan untuk lulusan program pascasarjana (S2) UGM ada ketentuan tersendiri. Hal ini diatur dalam SK Rektor UGM No. 292/P/SK/HT/2008, tanggal 2 Juni 2008. Untuk selengkapnya silahkan mendownload & membacanya di sini.

JENIS SEBUTAN PROFESIONAL
Penggunaan sebutan profesional dalam bentuk singkatan ditempatkan di belakang nama yang berhak atas sebutan profesional yang bersangkutan.
Sebutan profesional lulusan Program Diploma terdiri atas :
a. Ahli Pratama untuk Program Diploma I disingkat A.P.
b. Ahli Muda untuk Program Diploma II disingkat A.Ma.
c. Ahli Madya untuk Program Diploma III disingkat A.Md.
d. Sarjana Sains Terapan untuk Program Diploma IV disingkat SST

PENGGUNAAN GELAR AKADEMIK DAN SEBUTAN PROFESIONAL
Gelar akademik dan sebutan profesional yang digunakan oleh yang berhak adalah satu gelar akademik dan/atau sebutan profesional jenjang tertinggi yang dimiliki oleh yang berhak.
Gelar akademik dan sebutan profesional hanya digunakan atau dicantumkan pada dokumen resmi yang berkaitan dengan kegiatan akademik dan pekerjaan.

Contoh dari sebutan profesi ini saya peroleh penjelasannya dari blog Kang Fathur:
Sebutan Profesi:

  • Kedokteran – Dokter – dr.
  • Kedokteran Hewan – Dokter Hewan – drh.
  • Kedokteran Gigi – Dokter Gigi – drg.
  • Farmasi – Apoteker – Apt.
  • Akuntansi – Akuntan – Ak.
  • Psikologi – Psikolog – Psi.
  • Hukum – Notaris, Pengacara
  • Arsitektur – Arsitek

Gelar akademik dan/atau sebutan profesional yang diperoleh secara sah tidak dapat dicabut atau ditiadakan oleh siapapun. Namun, keabsahan perolehan gelar akademik dan/atau sebutan profesional tsb dapat ditinjau kembali karena alasan akademik.

Sumber Rujukan:
  1. Kep. Mendiknas No.178/u/2001, http://hktl.ugm.ac.id/upload/kepmen/kepmendiknas%20178-u-2001.pdf
  2. Wikipedia, http://id.wikipedia.org/wiki/Pendidikan_vokasi serta http://id.wikipedia.org/wiki/Perguruan_tinggi
  3. Jack Febrian, Gelar Akademik, http://artikel.total.or.id/artikel.php?id=1142&judul=Gelar%20Akademik
  4. Blog "Kang Fathur Sakaluwargi", Jenis Gelar Akademik Kesarjanaan, http://turquoise.multiply.com/journal/item/19